{"id":104,"date":"2026-03-14T05:51:16","date_gmt":"2026-03-14T05:51:16","guid":{"rendered":"https:\/\/uniqu.co.id\/?p=104"},"modified":"2026-03-14T08:50:41","modified_gmt":"2026-03-14T08:50:41","slug":"terminal-kampung-rambutan-fasilitas-makin-sip-tapi-benarkah-bebas-calo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uniqu.co.id\/index.php\/2026\/03\/14\/terminal-kampung-rambutan-fasilitas-makin-sip-tapi-benarkah-bebas-calo\/","title":{"rendered":"Mudik 2026: Ketika Kenyamanan dan Keselamatan Menjadi Prioritas Utama Pemudik Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"395\" data-id=\"106\" src=\"https:\/\/uniqu.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/pendongeng-hadir-di-terminal-kampung-rambutan-jaktim-untuk-menghibur-anak-anak-pemudik-kehadiran-pendongeng-diambut-antusias-o-1773458738853_169.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-106\" srcset=\"https:\/\/uniqu.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/pendongeng-hadir-di-terminal-kampung-rambutan-jaktim-untuk-menghibur-anak-anak-pemudik-kehadiran-pendongeng-diambut-antusias-o-1773458738853_169.webp 700w, https:\/\/uniqu.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/pendongeng-hadir-di-terminal-kampung-rambutan-jaktim-untuk-menghibur-anak-anak-pemudik-kehadiran-pendongeng-diambut-antusias-o-1773458738853_169-300x169.webp 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Jakarta &#8211;<\/strong> Tradisi tahunan mudik Lebaran kembali menyapa Indonesia. Namun, mudik tahun 2026 ini menghadirkan cerita berbeda. Bukan sekadar tentang perjalanan pulang kampung, melainkan tentang transformasi layanan transportasi yang semakin berpihak pada kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Dari Jakarta hingga Baturaja, dari Terminal Kampung Rambutan hingga Pelabuhan Tanjung Emas, semangat baru tengah mewarnai perjalanan ribuan pemudik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Wajah Baru Terminal Kampung Rambutan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, hiruk-pikuk mudik terasa sejak pagi. Ribuan pemudik dengan tas dan kardus berisi oleh-oleh memadati ruang tunggu. Namun, suasana yang tercipta jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kenyamanan itu diakui oleh Desti, pemudik tujuan Lampung, yang rela datang ke Kampung Rambutan meskipun bekerja di Bogor. &#8220;Kayaknya rapi, bagus juga, cantik juga sih, enggak kotor. Kalau di Bogor itu kan nunggunya harus di pinggir jalan raya, kita enggak tahu jam berapa datangnya. Kalau di terminal kan sudah tahu jamnya,&#8221; ujar Desti penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengalaman serupa dirasakan Piscal (26), pemudik tujuan Baturaja yang sudah rutin mudik melalui terminal yang sama sejak 2013. &#8220;Kebersihannya tadi pas sudah habis hujan langsung dibersihkan,&#8221; ungkapnya sambil tersenyum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun yang paling menggembirakan, pengelola terminal tak hanya fokus pada kenyamanan penumpang, tetapi juga pada keselamatan perjalanan. Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, memperkenalkan inovasi baru: ruang istirahat khusus pengemudi. &#8220;Jadi, para pengemudi dipastikan bisa beristirahat dengan penuh, sehingga kondisinya kembali fit sebelum membawa kendaraannya,&#8221; jelas Revi .<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ruang istirahat berkapasitas 40-50 orang ini beroperasi 24 jam penuh, dilengkapi tempat tidur, karpet, dispenser, televisi, dan kipas angin. Sebuah terobosan yang menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama di tengah hiruk-pikuk mudik .<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Antusiasme Meningkat di Berbagai Daerah<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semangat mudik tahun ini benar-benar terasa di berbagai penjuru tanah air. Di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, jumlah penumpang melonjak 20 persen dibanding tahun lalu. Jika tahun sebelumnya hanya sekitar 9.000 penumpang, tahun ini telah mencapai 11.000 orang. Branch Manager Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Emas, S. Joko, menyatakan pihaknya telah mempersiapkan posko angkutan Lebaran dengan tim kesehatan siaga 24 jam .<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara di Terminal Cicaheum Bandung, bus sleeper dan double decker menjadi primadona baru para pemudik. Kepala Terminal Cicaheum, Asep Supriyadi, memprediksi peningkatan penumpang mencapai 15 persen. &#8220;Tahun ini ada kenaikan penumpang sekitar 10 sampai 15 persen dibanding tahun lalu, terutama untuk bus AKAP antarkota antarprovinsi. Hal ini dipicu kualitas layanan armada yang semakin baik,&#8221; ujarnya penuh optimisme .<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fasilitas modern seperti bus sleeper yang memungkinkan penumpang tidur nyaman selama perjalanan, serta bus double decker dengan kapasitas lebih besar, menjadi bukti bahwa industri transportasi darat terus berbenah. Perusahaan otobus baru seperti City Trans, Kalingga Jaya, dan 27Trans ikut meramaikan pilihan mudik masyarakat .<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sinergi Lintas Sektor untuk Keselamatan Bersama<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak hanya di terminal dan pelabuhan, persiapan mudik juga terlihat di jalur-jalur darat. Di Baturaja, Sumatera Selatan, Polres Ogan Komering Ulu bersama Balai Besar Jalan Nasional dan Dinas Lingkungan Hidup bergotong royong menambal jalan berlubang dan membersihkan lingkungan di Jalan Ganesya Terminal Batu Kuning .<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kepolisian hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan kondisi jalur mudik aman dan layak dilalui masyarakat,&#8221; tegas Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho .<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program BELIDA (Bersih Lingkungan dan Asri) yang digagas kepolisian menjadi bukti nyata bahwa keselamatan pemudik adalah tanggung jawab bersama. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu&#8217;min Wijaya menambahkan, &#8220;Melalui kegiatan ini kami memastikan jalur mudik di Sumatera Selatan semakin aman dan nyaman bagi masyarakat&#8221; .<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mudik Gratis: Wujud Nyata Kepedulian<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemerintah juga tak ketinggalan menunjukkan kepeduliannya. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub menyiapkan 401 unit bus untuk program mudik gratis dengan kapasitas 15.834 penumpang, melayani 34 kota tujuan di 10 provinsi .<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di DKI Jakarta, antusiasme masyarakat bahkan melampaui ekspektasi. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengungkapkan, &#8220;Dari 26.282 pendaftar meningkat menjadi 30.774 pemudik hasil verifikasi. Sehingga ada kekurangan bus&#8221; . Tingginya minat ini menunjukkan betapa masyarakat sangat membutuhkan dan mengapresiasi program-program yang memudahkan mereka pulang kampung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawa Barat pun tak mau kalah. Masih tersedia 1.012 kursi mudik gratis dari Pemprov Jabar melalui aplikasi Sapawarga, melayani 12 rute termasuk Bandung-Solo dan Bandung-Yogyakarta . Kepala Dishub Jabar Dhani Gumelar mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini dengan mendaftar sebelum 12 Maret 2026 .<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Siasat Cerdas Pemudik<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di tengah semua kemudahan ini, pemudik pun menunjukkan kecerdasannya. Jamal (48), pemudih asal Jawa Tengah yang ditemui di Kampung Rambutan, memilih pulang lebih awal untuk menghindari lonjakan harga tiket. &#8220;Saya mudik sekarang karena cuti sudah dapat dan sekalian menyambut Imlek sama keluarga. Nanti pas Ramadhan sudah lebih tenang,&#8221; tuturnya .<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Biasanya kalau tunggu mendekati Ramadhan, tiket susah dan mahal. Jadi sekarang lebih aman,&#8221; tambahnya . Siasat sederhana namun cerdas ini menjadi inspirasi bagi pemudik lain untuk lebih fleksibel mengatur waktu perjalanan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Refleksi: Mudik sebagai Cermin Peradaban<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mudik 2026 bukan sekadar tradisi tahunan. Ia menjadi cermin kemajuan peradaban bangsa. Ketika terminal menyediakan ruang istirahat sopir, ketika jalan diperbaiki sebelum arus mudik, ketika bus sleeper menjadi primadona, dan ketika ribuan tiket gratis disediakan pemerintah\u2014semuanya menunjukkan bahwa Indonesia terus belajar dan berbenah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peningkatan fasilitas, kesadaran keselamatan, dan sinergi lintas sektor adalah modal berharga untuk mewujudkan mudik yang tak hanya membahagiakan secara batin karena bertemu keluarga, tetapi juga nyaman dan aman secara fisik. Seperti harapan Revi Zulkarnain, &#8220;Semoga dengan adanya fasilitas ini, perjalanan arus mudik dan balik penumpang selamat, memastikan keselamatan&#8221; .<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi Desti, Piscal, Jamal, dan jutaan pemudik lainnya, perjalanan pulang kampung bukan sekadar berpindah tempat. Ia adalah napas panjang setelah setahun berjuang di perantauan, ia adalah pelukan hangat yang dinanti, dan ia adalah bukti bahwa Indonesia, dengan segala keterbatasannya, terus bergerak maju untuk warganya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selamat mudik, selamat berkumpul dengan keluarga tercinta. Semoga perjalanan pulang membawa berkah dan keselamatan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Tradisi tahunan mudik Lebaran kembali menyapa Indonesia. Namun, mudik tahun 2026 ini menghadirkan cerita berbeda. Bukan sekadar tentang perjalanan pulang kampung, melainkan tentang transformasi layanan transportasi yang semakin&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":106,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-104","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-traveling"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uniqu.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/uniqu.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uniqu.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uniqu.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uniqu.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=104"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/uniqu.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":129,"href":"https:\/\/uniqu.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104\/revisions\/129"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uniqu.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/106"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uniqu.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=104"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uniqu.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=104"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uniqu.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=104"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}