Paris – Babak 16 besar Liga Champions musim 2025/2026 telah usai dengan menyisakan delapan tim terbaik yang siap bertarung di perempat final. Real Madrid, Paris Saint-Germain (PSG), dan Arsenal menjadi sorotan utama setelah menunjukkan performa impresif dan melaju dengan agregat meyakinkan. Namun, undian perempat final yang digelar Kamis (19/3/2026) dini hari WIB justru menghadirkan duel-duel “final kepagian” yang siap menguji konsistensi para favorit .
Dominasi Spanyol dan Perlawanan Inggris
Dari delapan tim yang lolos, tiga wakil Spanyol—Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid—berhasil melaju mulus. Inggris masih menyisakan dua wakil yakni Arsenal dan Liverpool, sementara Prancis (PSG), Jerman (Bayern Munchen), dan Portugal (Sporting CP) masing-masing menyisakan satu wakil. Italia harus rela tanpa perwakilan setelah Atalanta dihabisi Bayern Munchen dengan agregat telak 10-2 .
Real Madrid: Mental Juara di Tengah Badai Cedera
Real Madrid kembali membuktikan diri sebagai tim papan atas Eropa dengan menyingkirkan Manchester City secara meyakinkan. Setelah menang 3-0 di leg pertama, Los Blancos menuntaskan perlawanan The Citizens dengan kemenangan 2-1 di Etihad Stadium, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. Vinicius Junior menjadi bintang kemenangan Madrid dengan mencetak dua gol, termasuk satu dari titik penalti .
Yang menarik, kesuksesan ini diraih di tengah badai cedera yang melanda skuad utama. Jude Bellingham, Kylian Mbappe, dan Rodrygo harus absen, namun Thibaut Courtois tampil gemilang sebelum ditarik keluar karena cedera, sementara Vinicius menunjukkan kelasnya sebagai penggedor andalan. Meskipun kabar ketegangan ruang ganti sempat berembus, Madrid membuktikan bahwa mental juara masih mengakar kuat di tubuh tim putih .
PSG: Mesin Gol dengan 13 Pencetak Berbeda
Paris Saint-Germain tampil paling menakutkan di babak 16 besar. Menghadapi Chelsea, Les Parisiens tidak memberi ampun dengan kemenangan agregat 8-2—skor yang mencerminkan kesenjangan kualitas di atas kertas. Pada leg kedua di Stamford Bridge, PSG menang 3-0 berkat gol Khvicha Kvaratskhelia, Bradley Barcola, dan Senny Mayulu .
Fakta mencengangkan: PSG telah memiliki 13 pencetak gol berbeda di Liga Champions musim ini. Ini menunjukkan bahwa ketajaman tim tidak bergantung pada satu atau dua pemain saja. Dengan kedalaman skuad seperti ini, PSG diprediksi akan menjadi momok menakutkan di babak-babak selanjutnya. Kiper Matvey Safonov juga tampil impresif dengan penyelamatan-penyelamatan krusialnya .
Arsenal: Konsistensi ala Mikel Arteta
Arsenal melangkah ke perempat final setelah mengatasi perlawanan Bayer Leverkusen dengan agregat 3-1. Pada leg kedua di Emirates Stadium, The Gunners menang 2-0 melalui gol spektakuler Eberechi Eze dan Declan Rice .
Di bawah asuhan Mikel Arteta, Arsenal menunjukkan konsistensi tinggi yang membuat mereka dijagokan sebagai salah satu penantang serius gelar. Supercomputer Opta bahkan menempatkan Arsenal sebagai tim dengan peluang juara tertinggi, yakni 27,4 persen—di atas Bayern Munchen (14,3 persen) dan Liverpool (12,8 persen) . Mantan bek Liverpool Jamie Carragher juga memprediksi Arsenal akan menjadi juara untuk pertama kalinya dalam sejarah klub .
Bayern Munchen: Kekuatan Serangan dari Jerman
Satu-satunya wakil Jerman, Bayern Munchen, tampil paling perkasa di babak 16 besar. Menghadapi Atalanta, Bayern menang 6-1 di leg pertama dan 4-1 di leg kedua, menciptakan agregat 10-2 yang mencerminkan produktivitas gol luar biasa .
Di bawah asuhan Vincent Kompany, Bayern menunjukkan konsistensi dan ketajaman yang membuat mereka layak diperhitungkan sebagai kandidat juara. Keberhasilan Kompany meracik strategi ofensif tanpa mengorbankan keseimbangan tim menjadi kunci utama kebangkitan raksasa Bundesliga ini.
Duel Panas di Perempat Final
Undian perempat final yang diumumkan UEFA menghadirkan laga-laga bergengsi. Di bracket kiri, Real Madrid akan bertemu Bayern Munchen dalam duel yang bisa disebut sebagai “final kepagian”. Sementara itu, PSG berhadapan dengan Liverpool dalam pertarungan dua tim dengan tradisi Eropa yang kuat .
Di bracket kanan, Arsenal mendapat undian yang relatif lebih ringan dengan menghadapi Sporting CP. Barcelona dan Atletico Madrid harus saling jegal dalam derbi Spanyol, memastikan satu wakil Spanyol akan melaju ke semifinal .
Jadwal Leg Pertama Perempat Final (8-9 April 2026):
- Real Madrid vs Bayern Munchen
- Sporting CP vs Arsenal
- Barcelona vs Atletico Madrid
- PSG vs Liverpool
Leg kedua akan digelar pada pekan berikutnya, 15-16 April 2026 .
Prediksi dan Skenario Final
Berbagai analisis memprediksi final ideal antara Real Madrid dan Arsenal. Madrid dengan pengalaman dan mental juaranya akan menjadi ujian berat bagi konsistensi Arsenal yang tengah berada di puncak performa. Namun, Bayern Munchen dan PSG berpotensi besar merusak skenario tersebut.
PSG dengan 13 pencetak gol berbeda menghadapi Liverpool yang baru saja bangkit mengalahkan Galatasaray 4-0 di leg kedua setelah kalah di leg pertama . Sementara Bayern dengan produktivitas gol tertinggi akan menguji ketangguhan pertahanan Madrid.
Satu hal yang pasti: perempat final Liga Champions musim ini akan menyajikan pertarungan sengit antar tim-tim terbaik Eropa. Dengan format dua leg, tidak ada tempat untuk kesalahan. Tim-tim besar harus membuktikan diri layak melaju ke semifinal dan terus bermimpi mengangkat trofi Si Kuping Besar di final nanti.







